oleh

DPRD Lampung Kritisi Pelayanan Dermaga Eksekutif ASDP

Bisnis Lampung – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Budiman AS, mengungkapkan kritik terhadap pelayanan dermaga eksekutif PT ASDP Indonesia Ferry, setelah menerima keluhan dari pengguna jasa penyeberangan Pelabuhan Merak ke Bakauheni pada Jumat malam (6/2/2026).

Menurut Budiman, penyeberangan yang seharusnya memakan waktu 1 jam 30 menit molor hingga 2 jam 30 menit, dengan kapal harus menunggu di tengah laut. “Saya tanyakan ke petugas, katanya kapal masih menunggu kapal lain keluar dari dermaga. Ini jelas bukan pelayanan eksekutif,” tegasnya.

Ia menambahkan, kapal eksekutif seharusnya dapat langsung sandar begitu tiba di dermaga tanpa menunggu, apalagi tarif penyeberangan eksekutif jauh lebih mahal dibandingkan dengan kapal reguler. “Jika dermaga belum siap, itu bukan eksekutif lagi. Warga yang membawa anak atau memiliki keperluan mendesak seharusnya mendapatkan pelayanan yang sesuai,” ujarnya.

BACA JUGA :  Ketua Komisi I DPRD Lampung Hadiri Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer TNI TA 2026

Budiman juga menyoroti fasilitas kapal eksekutif yang dianggapnya tidak memenuhi standar. “Kapal tersebut hanya dicat ulang, tidak ada peningkatan fasilitas yang signifikan. Bahkan, kendaraan pribadi dicampur dengan truk—ini jelas menyalahi standar eksekutif,” katanya.

addgoogle

Komentar