Bisnislampung.com – Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong hilirisasi sektor pertanian melalui pembangunan Kawasan Industri Kakao bertaraf internasional. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas kakao sekaligus memperkuat kesejahteraan petani di Lampung.
Komitmen tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran Pemprov Lampung, PT Mitra Agro Usaha Perkebunan (MAUP), dan PT Buhler Indonesia di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (21/7/2026).
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pembangunan industri pengolahan kakao merupakan bagian dari strategi transformasi ekonomi daerah. Menurutnya, hilirisasi harus memberi manfaat nyata bagi petani melalui peningkatan harga jual, penciptaan lapangan kerja, dan tumbuhnya industri berbasis komoditas lokal.
“Hilirisasi harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama petani. Nilai tambah kakao harus dinikmati di Lampung melalui industri pengolahan yang kuat dan berkelanjutan,” kata Gubernur Mirza

Komentar