oleh

BPIP Teken MoU Dengan DPRD Lampung, Perkuat Pembinaan Ideologi Pancasila

Bisnis Lampung – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia menjalin kerja sama dengan DPRD Provinsi Lampung melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU)

Acara tersebut dirangkai dengan bimbingan teknis pemantapan pembinaan ideologi Pancasila yang digelar di Gedung Abung, Kompleks Pemprov Lampung, Kamis (18/9/2025)

Kepala BPIP RI, Prof. Yudian Wahyudi, menegaskan pentingnya kerja sama ini sebagai langkah memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila di daerah.

“Saya berterima kasih bisa hadir di Lampung untuk menandatangani MoU sekaligus memberikan pemantapan ideologi Pancasila kepada DPRD Provinsi Lampung,” kata Yudian.

BACA JUGA :  DPRD Lampung: Program MBG Harus Dilanjutkan, Tapi Perlu Penyelidikan Forensik

Dalam kesempatan itu, Yudian juga menyinggung buku terbarunya berjudul Mengapa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Terbaik dan Terhebat di Muka Bumi. Menurutnya, buku tersebut akan segera dibagikan kepada para pemangku kepentingan.

“Selama ini kita diajarkan bahwa proklamasi adalah hasil perjuangan bangsa, itu benar, tapi belum lengkap. Yang membuat proklamasi kita istimewa adalah karena terjadi di tengah Perang Dunia II, perang terbesar dalam sejarah umat manusia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, meski Indonesia dijajah ratusan tahun dan kalah dalam teknologi militer, momentum Perang Dunia II justru membuka jalan bagi lahirnya kemerdekaan.

BACA JUGA :  DPRD Lampung Sahkan Propemperda 2026, Tetapkan 30 Raperda Prioritas

“Kalau kita berpikir pada masa itu, sangat sulit membayangkan Indonesia bisa merdeka. Namun sejarah membuktikan sebaliknya, inilah kehebatan proklamasi kita,” lanjut Yudian.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung, Kostiana, mengapresiasi kegiatan yang digelar BPIP bersama DPRD Lampung ini. Ia menilai bimbingan teknis tersebut menjadi ruang penting untuk memperkuat nilai kebangsaan di kalangan anggota legislatif.

“Melalui kegiatan ini, kita dapat semakin memahami, menanamkan, dan mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Kostiana.

BACA JUGA :  Pj. Gubernur Sampaikan Tanggapan Terhadap Pandangan Umum Fraksi Gerindra

Menurutnya, pemantapan Pancasila tidak boleh berhenti sebatas peraturan, tetapi harus diwujudkan dalam praktik sehari-hari, baik di pemerintahan maupun di masyarakat.

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, memberikan kekuatan, serta meningkatkan semangat kebangsaan bagi kita semua,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Kostiana mengingatkan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai dasar pijakan dalam menghadapi tantangan bangsa.

“Mari kita wujudkan pribadi yang berkarakter, menjaga persatuan, dan membangun Indonesia berlandaskan Pancasila,” tandasnya.(*)

addgoogle

Komentar