oleh

Pemprov–Komisi XII DPR Bahas Energi Lampung

Bisnis Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Komisi XII DPR RI membahas penguatan sektor energi dan migas dalam kunjungan kerja reses di Hotel Radisson, Jumat (20/2/2026).

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan capaian bauran energi baru terbarukan (EBT) Lampung tahun 2025 sebesar 36,32 persen, melampaui target RUED 36 persen. Realisasi pemanfaatan energi mencapai 4,08 MTOE, terdiri dari EBT 36,32 persen, minyak bumi 37,80 persen, gas 4,88 persen, dan batu bara 21,21 persen.

Ketua Tim Kunker, Putri Zulkifli Hasan, mengatakan fokus pengawasan mencakup rencana survei seismik 2D oleh PT Pertamina EP di Lampung–Sumatera Selatan sepanjang 688,5 kilometer. Jika terealisasi, proyek ini berkontribusi 17,7 persen dari target nasional 2026 sebesar 3.882 kilometer.
Survei akan melintasi lima kabupaten di Lampung dan dijadwalkan berlangsung hingga Agustus 2026. DPR menekankan kesiapan teknis, perizinan, pembiayaan, serta mitigasi sosial dan lingkungan.

BACA JUGA :  Pemprov Lampung: Harga Telur Masih Sesuai Harga Eceran

Dirjen Migas Kementerian ESDM, Paul Ibnu Suhendra, menyebut potensi sumber daya minyak Lampung diperkirakan mencapai 830 juta barel. Sementara Pertamina EP memperkirakan potensi oil in place di Sumbagsel Area 1 sekitar 1,4 miliar barel, dengan target on stream awal pada 2032.

Pemprov menyatakan dukungan percepatan perizinan dan sinergi pusat–daerah guna mendorong pengembangan ESDM yang tetap memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.(*)

addgoogle

Komentar