Bisnislampung.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) memperkuat hilirisasi komoditas singkong di Provinsi Lampung sebagai upaya meningkatkan nilai tambah dan daya saing industri kecil dan menengah (IKM) berbasis pangan lokal.
Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Reni Yanita, Kamis (16/7/2026), mengatakan terdapat tiga agenda utama yang dijalankan secara bersamaan dalam mendukung penguatan sektor pangan berbasis singkong di Lampung.
Agenda pertama berupa sosialisasi hilirisasi pengembangan komoditas olahan singkong untuk meningkatkan pemahaman pelaku IKM, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan mengenai pentingnya diversifikasi produk. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah sekaligus memperkuat daya saing industri pangan lokal.
Selain itu, Kemenperin juga memperkenalkan program Dana Alokasi Khusus (DAK) serta membuka peluang kemitraan antara IKM dengan industri skala besar dan berbagai pihak pendukung lainnya.

Komentar