oleh

Kemendikbudristek dan Anggota Komisi X DPR RI Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Pringsewu

Bisnislampung.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Tekbologi (Kemendikbudristek) bersama Komisi X DPR RI terus berupaya mendorong pemerataan kualitas pendidikan di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Kadafi, pelaksana tugas (plt) Direktur Sekolah Menengah Pertama, I Nyoman Rudi Kurniawan, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pringsewu, Budi Heryanto usai menghadiri Workshop pendidikan pemanfaatn platform merdeka mengajar di Novotel, Senin (21/11/2022).

BACA JUGA :  Anggota Komisi X DPR RI dan Wali Kota Metro Hadiri Workshop Pendidikan

Muhammad Kadafi mengatakan, terus berupaya mendorong kemudahaan siswa-siswi bukan hanya mengakses belajar di kelas, tetapi di luar kelas dengan program merdeka belajar.

“Kita mendorong pengembangan Soft dan Hard Skill dengan pemerataan kualitas pendidikan serta meningkatkan secara bersama,” ujar Kadafi.

Menurut dia, tantangan saat ini bagaimana meningkatkan tenaga pendidik atau guru dalam hal ini agar mengajarkan anak didik lebih siap terjun ke masyarakat.

BACA JUGA :  Telan Anggaran Rp1.78 Triliun, Jokowi Resmikan Bendungan Way Sekampung

“Melalui platform ini disediakan tahapan sesuai jenjang pendidikan sesuai ,” ujar dia.

Sementara, Plt Direktur SMP, I Nyoman Rudi Kurniawan juga mendukung pemerataan kualitas di Indonesia khususnya di Pringsewu, Provinsi Lampung.

Ia menyebutkan, kendala-kendala yang ada saat ini seperti Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) akan diberikan bantuan Kemendikbudristek.

“Bantuan akan diberikan ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, seperti 15 laptop dan proyektor,”

BACA JUGA :  LSM Pesaki Lapor Kejati, Soal Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 1 Terbanggi Besar

Tak lupa, ia berharap melalui bantuan tersebut maka akan ikut serta meningkatkan kualitas dalam menunjang kegiatan belajar mengajar.

Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pringsewu, Budi Heryanto mengatakan terus berupaya memberikan yang terbaik dalam mendukung program pemerintah yakni merdeka belajar.

“Kita terus berupaya saat ini sekitar 80 persen guru-guru di Pringsewu yang mengakses platform ini. Dan akan terus ditingkatkan,” ujarnya. (*)

 

addgoogle

Komentar