Bisnislampung.com – Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar, mengatakan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2026 telah menghasilkan sepakat, dan sejumlah penyesuaian guna menyelaraskan kondisi riil keuangan daerah dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung.
Menurut Giri, rasionalisasi anggaran dilakukan terhadap sejumlah pos belanja di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk belanja yang nilainya masih melebihi batas ketentuan. Selain itu, penyisiran juga dilakukan pada belanja operasional serta belanja barang dan jasa sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran.
“Anggaran yang berhasil dirasionalisasi kemudian dialihkan untuk mendukung tiga program prioritas Gubernur Lampung, yakni pembangunan dan peningkatan infrastruktur, hilirisasi sektor pertanian, serta penguatan infrastruktur pertanian,” kata Giri, usai rapat Badan Anggaran bersama TAPD Provinsi Lampung, Kamis (6/8/2026) malam.

Komentar