Bisnislampung.com – Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan komitmennya untuk memperkuat perekonomian daerah berbasis komoditas unggulan dalam sambutannya pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung, Senin (14/4)
Rapat tersebut diselenggarakan dalam rangka agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2024.
Gubernur Mirza biasa ia disapa menyoroti pentingnya pembangunan ekonomi yang bertumpu pada sektor-sektor produktif yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, seperti pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.
Ia menekankan bahwa ke depan, Lampung harus mampu membangun ekosistem ekonomi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
“Kita harus menjadikan komoditas unggulan daerah sebagai motor penggerak perekonomian masyarakat. Tidak cukup hanya produksi, tapi juga harus masuk ke hilirisasi dan industrialisasi,” kata Gubernur Mirza.
Ia menambahkan, tema pembangunan Provinsi Lampung pada tahun 2026 yaitu “Sinergi Memperkuat Kapasitas dan Ketahanan Ekonomi Berkelanjutan serta Kualitas Pembangunan Manusia”.
Oleh karena itu pola pembangunan saat ini tidak lagi bisa bersifat sektoral atau terpisah-pisah, melainkan harus membentuk satu kesatuan sistem yang melibatkan semua elemen pembangunan, mulai dari petani hingga pasar.
“Bukan saatnya lagi kita bicara per sektor. Kita bicara ekosistem. Kita bangun sistem yang saling terhubung dari petani, koperasi, UMKM, sampai pasar,” lanjutnya.

Komentar